Bawaslu Kabupaten Siak Gelar Diskusi Bersama Ibu-Ibu Muslimat NU Bahas Tantangan Politik Uang dan Politik Sembako di Muslimar Mart
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Siak menggelar diskusi bersama ibu-ibu Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) dalam rangka meningkatkan kesadaran politik masyarakat, khususnya terkait tantangan politik uang dan politik sembako dalam tahapan Pemilu/Pemilihan. Rabu (11/02/2026) di salah satu UMKM warung sembako Muslimat Mart milik warga yang beralamatkan di Pasar Seni, Jl. Sultan Syarif Kasim, Siak Sri Indrapura.
Kegiatan diskusi tersebut berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh antusiasme. Ibu-ibu Muslimat NU tampak aktif menyampaikan pandangan serta pengalaman mereka terkait praktik-praktik politik yang kerap terjadi di tengah masyarakat.
Hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan ini, anggota Bawaslu Kabupaten Siak, Muhammad Andi Susilawan yang menyampaikan pentingnya peran masyarakat, khususnya kaum perempuan, dalam mengawasi jalannya demokrasi agar tetap bersih dan berintegritas.
Dalam pemaparannya, Muhammad Andi Susilawan menjelaskan bahwa politik uang dan politik sembako masih menjadi tantangan serius dalam setiap kontestasi politik. Praktik tersebut tidak hanya melanggar aturan perundang-undangan, tetapi juga merusak nilai-nilai demokrasi dan kedaulatan rakyat.
“Ibu-ibu memiliki peran strategis sebagai pemilih yang cerdas dan berintegritas. Kesadaran untuk menolak politik uang dan politik sembako harus dimulai dari lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Oleh karena itu, melalui diskusi seperti ini diharapkan terbangun kesadaran kolektif untuk bersama-sama mengawasi proses demokrasi dan berani melaporkan jika menemukan dugaan pelanggaran pemilu.
Diskusi ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu Kabupaten Siak dalam melakukan pendidikan politik dan pengawasan partisipatif, sekaligus memperkuat sinergi dengan organisasi kemasyarakatan, khususnya Muslimat NU, sebagai mitra strategis dalam menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Siak.
Dengan adanya kegiatan ini, Bawaslu berharap masyarakat semakin memahami bahaya politik uang dan politik sembako serta berkomitmen untuk mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat.
Penulis : Wahyudi
Editor : Erni