Lewat Konsolidasi Demokrasi, Dardiri Ajak Santri Peduli Pemilu
|
Dalam rangka meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu, Anggota Bawaslu Siak, Ahmad Dardiri lakukan sosialisasi tentang Kepemiluan dan Pengawasannya kepada para santri Pondok Pesantren Al Muttaqin, Kecamatan Bungaraya pada Jum'at (13/02/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Al Muttaqin tersebut diikuti oleh para santri dengan penuh antusias. Dalam pemaparannya, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi ini menekankan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan santri, dalam mengawal proses demokrasi agar berjalan secara jujur, adil, dan transparan.
Dardiri menyampaikan bahwa pengawasan pemilu bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara dan pengawas pemilu semata, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat secara luas.
“Pengawasan pemilu bukan hanya tugas penyelenggara. Partisipasi aktif masyarakat sangat diperlukan untuk meminimalisir potensi pelanggaran, seperti politik uang dan bentuk pelanggaran lainnya,” ujar Ahmad Dardiri.
Ia menambahkan, keterlibatan generasi muda, termasuk para santri, menjadi bagian penting dalam membangun budaya demokrasi yang berintegritas. Dengan pemahaman yang baik terhadap aturan dan mekanisme pengawasan, para santri diharapkan mampu menjadi agen pengawasan partisipatif di lingkungan masing-masing.
Pihak Pondok Pesantren Al Muttaqin menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka menilai sosialisasi ini sangat bermanfaat dalam memberikan edukasi politik yang sehat kepada para santri, sekaligus memperkuat nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab sebagai bagian dari warga negara.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Siak berharap kesadaran dan partisipasi masyarakat pada pengawasan Pemilu yang akan datang dapat semakin meningkat, sehingga pelaksanaan demokrasi dapat berlangsung dengan lebih berkualitas dan berintegritas.
Penulis : Jurais
Editor : Erni