Ketua Bawaslu Kabupaten Siak Berikan Pembinaan dan Penguatan Melalui Program Jum'at Sehati
|
Ketua Bawaslu Kabupaten Siak, Zulfadli mengatakan untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam setiap pekerjaan yang dilakukan membutuhkan sistem perencanaan yang sederhana, penempatan sdm yang logis, dan pelaksanaan yang masuk akal serta pengawasan untuk memastikan semua berjalan dengan baik.
Hal ini dikatakannya saat memberikan pembinaan dan penguatan kepada seluruh jajaran Sekretariat Bawaslu Kabupaten Siak melalui program jum’at sehati secara daring melalui zoom meeting pada jum’at (12/06/2026).
Dalam arahannya, Zulfadli menguraikan konsep manajemen yang terdiri dari Planning (Perencanaan), Organizing (Pengorganisasian), Actuating (Pelaksanaan), dan Controlling (Pengawasan) sebagai landasan penting dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu dan pemilihan yang kemudian mengaitkan konsep manajemen tersebut dengan kaidah dan nilai-nilai Islam.
Dikatakannya tahap Planning menjadi langkah awal yang menentukan arah dan strategi dalam pelaksanaan tugas.
‘’semua kegiatan diawali dengan perencanaan, jika perencanaannya bagus, maka step selanjutnya akan berjalan dengan baik. Didalam islampun begitu. Nabipun dulu sebelum melakukan hijrah ke Kota Madinah, dia Menyusun rencana terlebih dahulu”. ujarnya
Selanjutnya, Zulfadli menjelaskan konsep manajemen yang kedua yakni Organizing. Menurutnya organizing diperlukan untuk membagi tugas dan tanggung jawab secara jelas agar setiap personel dapat bekerja secara efektif.
‘’Organizing diperlukan untuk membangun struktur yang solid atau istilahnya Pendelegasian wewenang. Gunanya agar tidak ada istilah yang namanya one man show, karena logikanya kita tidak mungkin bisa bekerja sendiri’’. jelasnya
Zulfadli menceritakan didalam islam, dizaman Nabi Muhammad, Nabi menempatkan orang sesuai kemampuannya. Siapa untuk mengerjakan apa. Zulfadli mencontohkan seorang Bilal Bin Rabah yang ditunjuk Rasulullah untuk mengumandangkan adzan karena memiliki suara yang sangat merdu.
Kemudian penjelasan konsep manajemen yang ketiga, yakni Actuating merupakan proses pelaksanaan seluruh rencana yang telah disusun dengan mengedepankan integritas dan profesionalisme.
‘’Setelah menyusun rencana dengan baik, sudah menempatkan orang-orang yang tepat, barulah kemudian melaksanakan apa yang sudah direncanakan, inilah yang disebut konsep actuating’’. Ucapnya
‘’Dikaitkan dalam islam, Pemimpin tidak hanya memberi perintah saja. Pemimpin harus memberi contoh, dia harus menjadi uswah atau keteladanan. Seperti yang ditunjukkan oleh nabi kita dalam perang khandak. Dia turun langsung ikut menggali parit untuk membendung orang kafir tentara quraisy masuk ke Madinah’’ pungkasnya.
Adapun konsep manajemen yang terakhir dijelaskan zulfadli yaitu Controlling yang berfungsi untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai dengan rencana serta melakukan evaluasi terhadap setiap capaian yang telah dilaksanakan.
‘’Memastikan semua yang kita lakukan sesuai dengan koridor, bekerja sesuai tupoksinya untuk meminimalisir terjadinya pelanggaran-pelanggaran. Dalam islam tidak hanya menekankan pengawasan kepada eksternal atau pihak lain, tapi lebih kepada pengawasan atau muhasabah diri sendiri dulu sebelum kita mengawasi orang lain’’. pungkasnya
Diakhir arahannya Zulfadli menegaskan bahwa pelaksanaan tugas harus dilakukan dengan penuh amanah dan tanggung jawab, sedangkan pengawasan merupakan bentuk evaluasi dan muhasabah agar setiap pekerjaan tetap berada pada jalur yang benar. Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi pedoman yang relevan dalam membangun budaya kerja yang berintegritas di lingkungan Bawaslu.
"Sebagai bagian dari lembaga pengawas pemilu, kita tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga harus memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat. Dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip manajemen dan nilai-nilai Islam, diharapkan seluruh jajaran dapat bekerja secara efektif, profesional, dan penuh tanggung jawab," tutupnya
Melalui program Jum'at Sehati, menjadi wadah refleksi dan pembelajaran bagi seluruh jajaran sekretariat Bawaslu Kabupaten Siak agar senantiasa meningkatkan kualitas kinerja dengan terus berupaya membangun kapasitas sumber daya manusia yang kompeten sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual dan integritas dalam pelaksanaan tugas pengawasan.
sebagai informasi, program jum'at sehati dilaksanakan secara virtual dikarenakan setiap hari jum'at seluruh jajaran sekretariat di Bawaslu Kabupaten Siak melakukan pekerjaannya di tempat tinggal masing-masing atau biasa disebut WFH (Work From Home).
Penulis : Erni