Konsolidasi Demokrasi Bawaslu Siak Bersama Pengasuh Ponpes Riyadus Sholihin di Kerinci Kanan
|
Anggota Bawaslu Kabupaten Siak, Andi Susilawan lakukan kegiatan konsolidasi demokrasi bersama pengasuh Pondok Pesantren Riyadus Sholihin di Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak, KH. Thoyib Firdaus pada Rabu (11/03/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran lembaga pendidikan keagamaan dalam mendukung pelaksanaan pemilu dan pemilihan yang jujur, adil, dan bermartabat.
Dalam diskusi tersebut, dibahas pentingnya partisipasi pondok pesantren dalam memberikan edukasi kepada santri dan masyarakat mengenai demokrasi yang sehat. Pesantren dinilai memiliki posisi strategis dalam menanamkan nilai-nilai moral, integritas, serta menjaga persatuan di tengah dinamika politik.
Andi menyampaikan bahwa keterlibatan tokoh agama dan lembaga pesantren sangat penting dalam membangun kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi secara cerdas dalam pemilu dan pemilihan.
“Pondok pesantren memiliki pengaruh besar dalam membangun kesadaran masyarakat. Melalui pesantren, kita dapat mendorong partisipasi masyarakat yang lebih cerdas dan bertanggung jawab dalam pemilu, sekaligus menolak praktik politik uang, politisasi SARA, dan penyebaran hoaks,” ujar Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas ini.
Sementara itu, pengasuh Ponpes Riyadus Sholihin, KH. Thoyib Firdaus, menegaskan bahwa pesantren siap berperan dalam menjaga nilai-nilai moral dalam kehidupan berdemokrasi.
“Pesantren memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga persatuan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak terpengaruh oleh politik uang, politisasi SARA, maupun informasi yang tidak benar,” ungkap KH. Thoyib Firdaus.
Melalui konsolidasi demokrasi ini, diharapkan terbangun sinergi antara Bawaslu, tokoh agama, dan lembaga pendidikan dalam menciptakan proses pemilu dan pemilihan yang bersih, damai, serta berintegritas di Kabupaten Siak.
Penulis : Wahyudi
Editor : Erni