Evaluasi Capaian Kehumasan, Amir Dorong Bawaslu Kabupaten/Kota se-Riau Perkuat Publikasi Konten Informatif dan Edukatif
|
Anggota Bawaslu Provinsi Riau, Amiruddin Sijaya, mendorong seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau untuk terus meningkatkan intensitas dan kualitas publikasi konten kelembagaan, baik yang bersifat informatif maupun edukatif. Hal ini disampaikannya saat memberikan arahan dalam rapat evaluasi kehumasan triwulan III yang digelar Bawaslu Provinsi Riau secara daring melalui zoom meeting pada selasa, 3/11/2026.
Dikatakannya publikasi menjadi salah satu instrumen penting dalam menyampaikan informasi terkait kerja-kerja kelembagaan sekaligus membangun pemahaman masyarakat terhadap tugas, fungsi, dan peran Bawaslu dalam mengawal demokrasi.
‘’saya kira ini perlu kita evaluasi, tumpang saran, pendapat terkait kerja-kerja kehumasan kedepan. Karena kerja-kerja kehumasan menjadi ujung tombak dari keberadaan lembaga ini. Artinya apa ? betapa pentingnya kerja kehumasan ini, sehingga penting bagi kita untuk mawas diri, bagaimana kita mampu menunjukkan kepada masyarakat melalui pesan-pesan kepemiluan, namun tetap memperhatikan eksistensi lembaga agar bagaimana kita bekerja itu terlihat bekerja oleh publik,’’ujarnya.
‘’Seluruh kehumasan Bawaslu Kabupaten/Kota agar memberikan informasi yang berimbang dari setiap divisi, tidak hanya sebatas mendokumentasikan kegiatan yang sifatnya seremonial, tetapi juga menghadirkan konten-konten yang bersifat edukatif yang memberikan nilai informasi, pesan kepemiluan, dan manfaatnya dapat dirasakan oleh publik ,’’tambahnya
Rapat Evaluasi Kehumasan Triwulan III ini digelar untuk menggambarkan capaian publikasi yang telah dilaksanakan oleh Kehumasan di Bawaslu Kabupaten/Kota pada periode Juli s.d. September sekaligus mengidentifikasi aspek-aspek yang masih perlu ditingkatkan. Hal ini Selaras yang disampaikan oleh Kepala Bagian Hukum, Humas, Datin, Dona Donora yang turut membarikan catatan-catatan khusus untuk penguatan kehumasan di Bawaslu Kabupaten/Kota.
Dalam pemaparannya, Dona menyoroti penggunaan Artificial Intelligence atau biasa disebut AI dalam pembuatan konten. Dikatakannya, humas Bawaslu Kabupaten/Kota harus tetap memperhatikan dalam penyusunan dan pembuatan konten dan tidak sepenuhnya mengadaptasi dari AI.
‘’AI hanya alat bantu, Agar diperhatikan lagi dalam penggunaan Ai dalam penyusunan dan pembuatan konten, rekan-rekan humas Bawaslu Kabupaten/Kota jangan hanya mengandalkan AI sepenuhnya, agar identitas asli kelembagaan tidak hilang,’’ucapnya menegaskan.
Selain itu, Dona juga menyoroti terkait variasi konten yang dipublikasi Bawaslu Kabupaten/Kota. Disamping konten informatif, Bawaslu Kabupaten/Kota juga perlu meningkatkan konten yang bersifat edukatif dan interaktif.
‘’Saat ini dalam meningkatkan engagement, kita perlu memperbanyak konten yang bersifat edukatif dan interaktif, sehingga informasi yang kita berikan itu memiliki nilai yang memang diperlukan masyarakat, bukan hanya berupa kegiatan yang sifatnya seremonial’’ ujarnya.
Beberapa catatan-catatan penting lainnya juga turut disampaikan Dona dalam rapat virtual ini yang menjadi perhatian serius bagi divisi kehumasan, diantaranya Pengelola kehumasan harus proaktif, kreatif dan rensponsif terhadap perkembangan isu khsususnya dibidang kepemiluan. Kemudian harus memiliki perencanaan pengelolaan kehumasan, sehingga memiliki standar dan target dalam publikasi konten. Dan catatannya yang terakhir ialah semua jajaran bawaslu harus memiliki kesadaran bahwa publikasi adalah tanggung jawab bersama bukan hanya pengelola dalam hal ini kehumasan.
Penulis : Erni