Gelar Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu, Anggota Bawaslu Riau Amiruddin Sijaya Tegaskan Penyelenggara harus Berkompeten dan Berintegritas
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Siak gelar Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu, pada Sabtu (30/08/2025) bertempat di Hote Yasmin, Siak Sri Indrapura.
Kegiatan ini sebagai salah satu Langkah Penting untuk memastikan lembaga Bawaslu Siak dapat berfungsi secara efektif dan efisien dalam menjaga integritas pemilu/pemilihan.
Hal ini selaras yang disampaikan Plt. Kepala Sekretariat sekaligus Ketua Panitia Pelaksana kegiatan, Sutrisna.
‘’Pemilu yang demokratis, berintegritas dan berkeadilan membutuhkan sistem pengawasan yang kuat independent dan proporsional. Dalam konteks tersebut, bawaslu kabupaten siak memegang peranan strategis sebagai ujung tombak pengawasan di Tingkat daerah kabupaten siak yang menjembatani kebijakan rasional dengan pelaksanaan pengawasan di Kabupaten Siak’’. Ucapny saat menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan
‘’Untuk itu butuh Langkah-langkah penguatan secara menyeluruh baik dari sisi struktur, tata Kelola, peran strategis hingga hubungan SDM’’. tambanya
Dengan mengambil tema ‘’merawat demokrasi wujudkan Pengawasan Pemilu dan Pemilihan yang kredibel di Kota Istana Siak Bersama mitra dan Masyarakat’’ Ketua Bawaslu Siak, Zulfadli dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu ini dilaksanakan walaupun bukan dalam musim pemilu bertujuan untuk mengingatkan dan mengajak mitra dan Masyarakat untuk Bersama-sama menciptakan Pemilu dan Pemilihan kedepan menjadi Pemilu dan Pemilihan yang bersih, jauh dari pelanggaran-pelanggaran khususnya politik uang
‘’salah satu tujuan dari bawaslu walaupun tidak sedang dalam musim pemilu melalui kegiatan ini untuk sekedar mengingatkan.karena kita menginginkan demokrasi yang sehat dan bersih, aman, damai, dan sejuk. Jadi, hari ini kita mengadakan kegiatan judulnya untuk merawat demokrasi, untuk Bersama-sama menciptakan demokrasi yang sehat dan bersih. Karena apa, dalam demokrasi baik Pemilu ataupun Pemilihan, rakyatlah yang akan menentukan siapa yang akan menjadi pemimpinnya dalam 5 tahun kedepan. jangan ada lagi kalimat nomor piro wani piro atau biasa dengar dengan istilah npwp’’. Ujarnya
Hadir dalam kegiatan ini, Anggota Bawaslu Provinsi Riau, Amirudin sijaya berkesempatan memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi.
Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas menegaskan bahwa seorang penyelenggara harus berkompeten dan berintegritas
‘’Seorang penyelenggara tidak bisa berkata sepertinya, barangkali, mungkin, tidak bisa. Harus memberikan kepastian kepada peserta pemilu ataupun pemilihan. Dia harus berkompeten dan berintegritas’’. Tegasnya’
‘’Kompeten tidak cukup kalau dia tidak berintegritas. Karena ada orang pintar tapi dia gampang untuk berafiliasi. Ada juga orang berintegritas tapi dia tidak punya pemahaman regulasi yang baik’’. Tambahnya lagi
Dikatakan Amir beberapa hal yang harus dipenuhi untuk menghadirkan Pemilu dan Pemilihan yang berkualitas dan berintegritas diantaranya harus ada aturan yang tegas dan jelas, Birokrasi netral, Pemilih yang cerdas dan partisipatif, serta Media yang informatif dan independen.
Kegiatan yang mulai berlangsung dari pagi hingga sore hari ini menghadirkan 3 (tiga) orang narasumber Nopa Supensi dari Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) dan M. Adnan Maghribbi Sairil Ashar dari Sindikasi Pemilu dan Demokrasi yang sengaja didatangkan Bawaslu Siak dari Jakarta serta narasumber dari Akademisi Dosen Fisip Universitas Riau Dr. Tito Handoko.
Peserta dalam kegiatan ini terdiri dari berbagai macam Ormas, Tokoh Masyarakat, Mahasiswa, Media, dan Bawaslu Kabupaten Siak.
Penulis : Erni M
Editor : Suhartoyo